Cerita Dewasa Kenikmatan Bermain Bersama Pasienku

NADA4D SITUS PALING GACOR 2022

Cerita Dewasa Kenikmatan Bermain Bersama Pasienku

Cerita Dewasa Kenikmatan Bermain Bersama Pasienku - Udah belasan tahun waktu saya lakukan praktek dalam suatu wilayah yang berada di ibukota, jumlahku agak banyak dan rerata asal dari kelas mnengah ke bawah. Walau saya sudah suka mengurusi pasien, tetapi saya masih tak berani membentuk rumah tangga, sebab saya serius pengin berbahagia dengan kehidupanku, kalau saya mempunyainya kedepannya, dan kebahagiaan bisa digapai dengan gampang kalau kantongku tebal, simpananku di bank dan rumahku besar.

Akan tetapi saya tak pernah tampilkan situasiku ini. Saya tidak mau menilai diriku di Dr. Susilo yang pakar, atau Dr. Hartoyo yang specialist kandungan, walaupun mereka dahulu waktu masih sama kuliah di arsitektur kedokteran kerap saya tolong dalam hadapi ujian. Mereka yakni bintang kedokteran yang paling benderang di bumi pertiwi, tidak cuma kepopuleran nama, pula kekayaan yang kelihatan dari Baby Benz, Toyota Land Cruiser, Pondok Cantik, Permata Hijau, Bukit Sentul dsb.

Dengan pekerjaanku yang layani penduduk kelas bawah, yang paling butuh service kesehatan yang dapat terjangkau, saya mendapat kepuasan secara batiniah, lantaran saya bisa layani sama-sama secara baik. Tetapi, dibalik itu, aku juga mendapatkan kepuasan yang sangat amat di bagian non materi yang lain.

Satu malam hari, saya disuruh datang pasien yang ucapnya lagi sakit kritis di tempat tinggalnya. Seperti umumnya, saya mendatanginya sesudah saya tutup praktik pada sekitaran 1/2 sepuluh malam. Nyatanya rasa sakitnya buruk sekali kalau dilihat dari beberapa obat, cuma flu berat diikuti effect yang kurang, jadi dengan obat yang umum dikasihkan buat mereka yang mendapatkan obat malam, sang ibu bisa menangani penyakit entengnya.

Saat saya ingin tinggalkan rumah sang ibu, nyatanya tanggul ditepi sungai bobol, dan air bah terjang, sampai mobil kijang bututku langsung matahari tenggelam sampai lebih kurang 50 senti dan mematikan mesin yang pernah hidup secepatnya. Air di mana saja, dan aku juga menolong keluarga sang ibu buat menyingkir ke atas, karena kebenaran rumah petaknya terdiri dalam 2 lantai serta di lantai atas ada kamar kecil cuma satu tempat anak gadis sang ibu tinggal.

Lantaran tak ada peluang buat pulang, karena itu sang Ibu menjajakan saya untuk bermalam hingga air kering. Di kamar yang sempit itu, sang ibu selekasnya mulai dengan lelapnya, serta tinggallah saya berduaan dengan anak sang ibu, yang nyatanya dalam cahaya remang-remang, nampak manis sekali, mahfum, umurnya saya estimasi baru sekitaran awalnya dua beberapa puluh.

Cerita Dewasa Kenikmatan Bermain Bersama Pasienku

"Pak dokter, maaf ya, kami tidak bisa menyajikan apa, terlihat seluruhnya perlengkapan dapur tergenang di bawah", ucapnya dengan suara yang demikian merdu, biarpun di luar tampak panorama hujan masih mendayu-dayu dayu.

"Oh, gak apapun kok Dik", sahutku.

Dan buat melintasi waktu, saya banyak menanyakan ke mereka, yang rupanya yang memiliki nama Sri.

Rupanya Sri janda tanpa anak, wafat lantaran kecelakaan di laut dua tahun saat lalu.  Cuma karena berdua dengan ibunya yang sakit-sakitan, karena itu Sri selalu menjanda. Sri saat ini bekerja di pabrik konveksi anak-anak, tapi perusahaan tidak bekerja buat terserang imbas kritis ekonomi yang berkesinambungan.

Saat saya melirik ke arloji saya, nyatanya jam sudah perlihatkan 1/2 dua pagi buta, dan saya menyaksikan Sri mulai terkantuk-kantuk, karena itu saya memberi saran ia buat tidur saja, dan karena sempitnya kamar ini, saya terpaksa sekali duduk di Sri yang mulai merebahkan diri.

Nampak rambut Sri yang panjang terburai di atas bantal. Dadanya yang membusung nampak bergerak turun-naik dengan teraturnya menemani napasnya. Saat Sri membalik-balik dalam tidurnya, belahan pakaiannya cukup terkuak, maka dari itu bisa menyaksikan buah-buahan yang montok dengan belahan yang paling dalam. Pinggangnya yang lebih menampakkan buah-buahan yang kelihatan begitu melawan. Saya coba merebahkan diri di sebelahnya dan nyatanya Sri terus lenyap dalam tidurnya.

Pikiranku menerawang, yang punyai buah dada montok, yang sempat saya setubuhi malam minggu lalu, waktu saya membebaskan penat di panti pijat tradisionil yang masih banyak di area saya berpraktek. Namun Wati nyatanya cuma nikmat diliat, sebab permainan seksnya jauh di bawah impianku. Masa itu saya hampir-hampir tidak bisa pulang jalan tegak, karena burungku tetap masih keras serta mengacungkan selesai ‘selesai' bergumul dengan Wati. Wajar, saya tidak terpenuhi secara seksual, serta saat ini, sepanjang 1 minggu berakhir, dan saya masih mengubur berahi antara selangkanganku.

Saya coba meraba buah dada Sri yang demikian melawan, nyatanya ia tak menggunakan beha di bawah pakaiannya. Teraba puting susunya yang imut. dan di saat saya coba melepas pakaiannya, nyatanya secara gampang bisa kulakukan tanpa membikin Sri terjaga. Saya dekatkan bibirku ke putingnya yang kanan, nyatanya Sri terus kiri.

Baca juga: seksixuehara.blogspot.com

Saya mulai merasai saya mulai jadi membesar serta rada menegang, jadi saya lanjutkan permainan bibirku ke puting susu Sri yang sisi kiri, serta saya mulai meremas buah dada Sri yang montok itu. Berasa Sri bergerak pada bawah himpitanku, dan nampak ia terjaga, tetapi saya selekasnya menyikat, biar ia tak berteriak. Saya lumatkan bibirku ke hasrat, sekalian menjulurkan lidahku ke mulutnya. Berasa sekali Sri yang mula-mula rada tegang, santai, dan tampaknya mulai nikmati permainan bibir serta lidahku, yang diikuti dengan remasan gaungs di 2 buah di muka.

Setalah saya sangat percaya Sri tak kan berteriak, saya alihkan bibirku mengarah bawah, sekalian coba menyibakkan roknya biar kita bisa meraba kulit pahanya. Rupanya Sri benar-benar bekerja sama-sama, ia gerakkan pantatnya maka dari itu secara mudah jadi saya bisa turunkan roknya sekalian dengan celana, serta ketika itu kilat dari sana sesaat terlihat pangkal paha Sri yang mulus, dengan bulu-bulu yang tumbuh lebat pada pangkal pahanya itu.

Kujulurkan lidahku, privatupi rambut lebat yang tumbuh hingga ditepi bibir besar seksnya. Di tengahnya atas, rupanya klitoris Sri sudah memulai mengeras, dan saya jilati sepuas hatiku hingga berasa terasa Sri lumayan gerakkan pantatnya, nyata ia mencegah pergolakan berahinya yang mulai terganggu oleh jilatan lidahku itu.

Sri melepaskan saya main dengan puas, serta coba mulai buka kancing bajuku, lalu membebaskan ikat pinggangku serta coba membebaskan celanaku. Kelihatannya Sri memperoleh sedikit kepelikan karena celanaku kelihatan sempit sebab saya yang kian menjadi membesar dan kian menegang.

Sembari masih menikmatinya, saya menolong Sri melepas celana panjang dan celana dalamku sekalian, maka sekarang kami sudah bertelanjang bundar, soal bersama di lantai kamar, sedang ibunya masih ada dalam atas tempat tidur. Narasi Ngentot Dengan Pasien Elok

Mata Sri kelihatan terbelalak saat ia melihat mengarah bawah perutku, yang penuh banyak sekali oleh rambutku yang pinggir, dan batangku yang sudah jadi membesar serta pada kondisi tegang, membubung dengan kepala yang jadi membesar pada ujungnya dan kelihatan merah berkilat.

Kutarik kepala sri supaya merapat ke tingkah lakuku, dan kusodorkan kepala ku menjurus yang imut. Nyatanya Sri tak buka membuka mulut dan mengulum kepala membahasku dengan halusnya. Tangan kanannya mengelus tangkai stangku sementara itu tangan kirinya meremas buah musik ku. Saya lebih memajukan pantatku serta batangku tambah dalam masuk mulut Sri. Ke-2  ku repot meremas buah-buahan, lalu pantatnya serta bokongnya. Saya permainkan jariku di clitoris Sri, yang membuat menggeliang, saat saya rasakan merasakan Sri mulai membasah, saya tahu, telah dekat.

NADA4D SITUS PALING GACOR 2022

Cerita Dewasa Kenikmatan Bermain Bersama Pasienku - Kulepaskan videoku dari kuluman bibir Sri, dan kudorong Sri sampai celentang. Rambut panjangnya kembali terburai di atas bantal. Sri mulai sedikit mengendurkan ke-2  pahanya, maka saya gampang menyesuaikan diri di atas punggung, dengan menghimpit ke-2  buah yang montok, bibir yang melumat, serta sisi bawah badanku antara ke-2  pahanya yang makin dilebarkan. Saya turunkan pantatku, dan rasakan kepala bawahku sentuh bulu-bulu Sri, lalu saya geserkan cukup ke serta sekarang berasa kepala videoku ada di ke-2  bibir serta mulai sentuh mulutmu.

Lalu saya dorongkan batangku pelan-pelan lubang sanggahma Sri. Berasa cukup geret majunya, lantaran Sri udah menjanda 2 tahun, serta kelihatannya belum merasai tangkai badan lelaki mulai sejak itu. Dengan sabar saya majukan lagi batangku hingga selanjutnya terputus oleh dasar musik Sri. Rupanya lumayan besar dan panjang buat Sri, tetapi ini cuma sesaat saja, sebab selekasnya Sri mulai sedikit gerakkan pantatnya hingga saya bisa menggerakkan batangku hingga sampai habis, menohok ke lubang video Sri.

Saya tangkai membiarkanku di lubang sri sekitaran 20 detik, anyar selanjutnya saya mulai menariknya perlahan, hingga kurang lebih separuhnya, lalu saya didorong dengan cepat hingga. Pergerakan pantatku rupanya memunculkan berahi Sri yang menyahut dengan pergerakan pantatnya maju dan mundur, kadang waktu arah ke kiri dan kanan serta bergerak memutar, yang membuat kepala serta tangkai sikapku berasa di remas-remas oleh lubang sri yang kian membasah.

Tidak berasa, Sri kedengar mendasah dasah, terbaur dengan dengusan napasku yang diterpali dengan nafsu keinginan yang kian melambung. Buat pertama kali saya meniduri Sri, saya belum pengin kerjakan style yang kemungkinan membuat terkejut, jadi saya lanjutkan pergerakan pantatku mengikut irama bersetubuh yang tradisionil, tetapi ini mendatangkan hasil yang paling begitu membahagiakan. 40 menit lalu, dibarengi dengan jeritan kecil Sri, saya hunjamkan semuanya batangku dalam, kutekan dasar video Sri dan saat itu juga selanjutnya, berasa kepala problemku mengacaukank-angguk dalam kesempitan lubang sudah Sri dan mengeluarkan air maniku yang berlangsung lebih satu minggu.

Berasa tubuh Sri melamas, dan saya diamkan berat tubuhku tergelimpang di atas buah merapat yang montok. Tangkai cukupku mulai melemas, namun tetap besar, dan kubiarkan tergoler dalam capitan lubang videonya. Berasa ada cairan hangat yang menyalurkan pangkal pahaku. Sekalian merengkuh badan Sri yang menakjubkan, saya bisikan ke telinganya,

"Sri, terima kasih, terima kasih.."

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama